Edisi 5/2006 – APRIL 2008

Posted on February 9, 2009. Filed under: BULETIN KONTRAS |

BERITA KONTRAS EDISI MARET – APRIL 2008

Sepuluh tahun sudah, Kontras berjalan bersama dengan masyarakat untuk menyerukan penolakan terhadap Kekerasan dan menjaga,menjunjung tinggi kemanusiaan.  Dan pada tanggal 20 Maret 2008, dalam peringatan satu dekade ini, Kontras mengusung tema ”Human Loves Human” Menolak Kekerasan dan Merawat Kemanusiaan.

download

BERITA KONTRAS EDISI JANUARI – FEBRUARI 2008

Memasuki tahun 2008, berita meninggalnya mantan Presiden kedua RI, Soeharto, menjadi sebuah catatan panjang yang kami kupas menjadi berita utama. Diusianya yang sudah senja, Soeharto (86 thn), wafat dengan membawa segudang kasus pelanggaran hukum dan kasus pelanggaran hak asasi manusia yang belum sempat ia pertanggungjawaban.

download

BERITA KONTRAS EDISI NOVEMBER – DESEMBER TAHUN 2007

Di akhir tahun 2007, buletin Kontras mengangkat tema tentang kedatangan utusan khusus PBB untuk persoalan penyiksaan. Kedatangan Prof. Manfred Nowak, Kedatangan Nowak dimaksudkan untuk membantu menghapuskan berbagai bentuk penyiksaan yang masih terjadi di Indonesia. hal tersebut dibahas dalam berita utama edisi kali ini
download

BERITA KONTRAS EDISI SEP-OKT 2007

Di akhir Agustus lalu (28/08), Mahkamah Agung memenangkan gugatan Soeharto terhadap majalah Time Asia yang menulis laporan berjudul “Suharto Inc.” Sebelumnya Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi telah membatalkan gugatan tersebut. Keputusan MA memenangkan gugatan ini menambah panjang daftar MA sebagai mesin cuci kekuasaan. Laporan ini kami kupas secara mendalam dalam rubrik berita utama kali ini.

download

BERITA KONTRAS EDISI JULI-AGUSTUS 2007

Tercatat puluhan ribu orang hilang dari tahun 1965 sampai tahun 1998. ironisnya tak satupun kasus-kasus penghilangan orang secara paksa itu diselesaikan secara hukum. Selama puluhan tahun negara menerapkan kebijakan represif lewat penghilangan paksa, terhadap siapapun yang dianggap lawan atau setidaknya negara membiarkan praktek keji itu berlangsung tanpa pertanggungjawaban.

download

BERITA KONTRAS EDISI MEI-JUNI 2007

Kekerasan kembali terjadi, korbannya warga kebanyakan dan pelakunya aparat TNI. Berita seperti ini seakan tak asing kita dengar. Namun, bila kekerasan itu berakhir dengan tercabut empat nyawa warga yang tak bersenjata, yang hanya terbiasa mengayuh pacul dilahan subur, atau ibu dan anak yang tengah berdekapan. Tentu peristiwa itu akan menjadi sorotan masyarakat, sebagai tragedi kemanusiaan. Tragedi Alastlogo, Pasuruan (30/05)

download

BERITA KONTRAS EDISI MAR-APR 2007

Di pertengahan Maret lalu, DPR RI menolak membawa peristiwa Trisakti, Semanggi I dan kasus Semanggi II yang terjadi tahun 1998-1999 ke rapat paripurna. Alasan penolakan ini ialah DPR periode 2004-2009 tidak mau melakukan perubahan terhadap putusan DPR periode sebelumnya yang menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran berat HAM pada peristiwa diatas.

Keputusan ini jelas sangat mengecewakan dan menggambarkan watak para wakil rakyat kita yang tidak menganggap penting ada pembunuhan dan kekerasan lainnya yang dialami oleh warga bangsa yang dilakukan negara. Bila kejahatan kemanusiaan tidak lagi dianggap sebagai bagian penting dari persoalan bangsa ini, maka sama saja para wakil rakyat itu mengamini terjadi kekerasan negara.

download

BERITA KONTRAS EDISI JAN-FEB 2007

Memasuki tahun 2007, kita seakan tak pernah berhenti “menangis”. Ada begitu banyak pekerjaan rumah terhadap perjuangan kita, khususnya terhadap pejuangan kasus-kasus pelanggaran berat hak-hak asasi manusia, yang tak jua tertuntaskan. <br>Kita pun kembali terhenyak karena di Januari lalu tepatnya tanggal 22 Januari, Poso kembali berdarah. Peristiwa tragis ini telah menelan korban sebanyak 13 orang. Sebelumnya, pada (11/1) penyerangan yang dilakukan oleh aparat dengan dalih ‘mengejar’ Daftar Pencarian Orang (DPO), telah menewaskan dua orang.

download

Berita KontraS edisi 6 2006
Nasib Korban “Seletah KKR dibatalkan”

Pada akhir tahun 2006, tepatnya tanggal 7 Desember, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kembali membuat putusan mengejutkan. Putusan itu ialah pembatalan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi atau KKR.

Putusan MK ini menutup salah satu peluang legal penyelesaian pelanggaran berat HAM diluar mekanisme pengadilan. Artinya korban dan keluarganya atas pelanggaran HAM tersebut kembali hanya dapat berharap dengan mekanisme pengadilan HAM ad hoc sebagaimana yang diatur UU No. 26/2000 tentang Pengadilan HAM. Namun, mekanisme hukum ini bukan suatu yang mudah. Hambatan politik di parlemen dan keengganan pemerintah (Jaksa Agung) membuat mimpi tentang proses hukum selalu terpinggirkan.

download

Berita KontraS edisi 5 2006
MUNIR Ketitik Nol

Detik, menit dan jam. Hari pun terus berganti. Dua tahun sudah Munir meninggalkan kita semua. Namun, dua tahun perkembangan dan penuntasan kasus ini kian jauh dari harapan kita semua.

download

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: